Jumat, 20 Januari 2012

7 Dewa Keberuntungan (Jepang)

      Dalam aliran keyakinan di jepang mengenal adanya kelompok tujuh dewa kemakmuran, namun yang asli dari Jepang ternyata hanya satu, yaitu EBISU sedangkan ke enam lainya adaptasi dari beberapa dewa-dewi berbagai negara. 
Di Jepang kelompok ini dikenal dengan (Shichi fuku jin) Shichi berarti tujuh Fuku keberuntungan dan Jin adalah dewa. 


Siapa saja ke tujuh dewa keberuntungan tersebut?


1. EBISU

 

       Dewa asli asal jepang anak dari Daikoku, Ebisu adalah dewa ketulusan, kekayaan, keberuntungan dan praktek bisnis yang bersih dan adil, ciri-cirinya yaitu Bertubuh tambun / gendut, senyum di wajahnya,berjenggot kelihatan mirip sekali dengan Daikoku, pakaiannya selalu formal, membawa alat pancing dan menenteng sebuah ikan,  Ebisu adalah dewa para pengusaha, pedagang, nelayan, petani, manager, orang asing, pelaut, Ebisu melambangkan dewa keberuntungan dan kekayaan laut


2. DAIKOKUTEN



       Dewa yang sebenarnya adaptasi dari india dan aslinya adalah dewa kematian, terkadang terkenal sebagai dewa perang, ia bertubuh pendek dengan senyum di wajahnya, sedikit jenggot dan berkaki kecil, di kenal sebagai dewa kekayaan dan kemakmuran. 
Ia berpakaian seperti orang cina yang kaya dengan topi, membawa palu emas dan sekantung penuh barang-barang berharga, dewa pelindung bagi para seniman, pengrajin, petani, peternak, bankir, keuangan, acounting dan ia juga dikenal sebagai pemburu hantu, Daikokuten atau juga bisa di sebut Dakoku akan selalu memberinya perlindungan bagi orang yang memujanya dengan penuh keyakinan.


3. BENZAITEN

 

      Dewi ini sebetulnya berasal dari india, yang bernama sarasvati. Di jepang dikenal sebagai dewi musik,seni rupa, diplomasi dan kepeintaran, dewi Benzaiten adalah satu-satunya dewi perempuan di legenda tujuh dewa di jepang, ia di kenal sebagai dewi pencemburu dan ia membawa alat musik bernama Biwa serta di tubuhnya selalu di lingkari ular berwarna putih, Benzaiten adalah dewi pelindung bagi para artis, penulis, penari, pelukis, pemahat dan penjudi, ia melambangkan air dan melindungi juga para pelajar, musik, seni dan ilmu pengetahuan.


4. HOTEI

 

      Dewa dari kelahiran bodhisatva maitreya, ia adalah biksu zen yang berkunjung ke china, seorang yang pernah hidup di masa lalu yang penampilannya seperti pengemis serta di juluki Budha ketawa, seorang laki-laki berkepala botak dengan perutnya yang buncit, tersenyum, memiliki jambang dan dahi yang kecil, ia dikatakan sebagai pembawa kebahagiaan, kepuasan dan keluhuran budi, ia membawa tas besar yang berisi segala perlengkapan sehari-hari dan perut buncit telanjangnya konon pembawa keberuntungan, ia adalah dewa pelindung bagi para anak-anak, penagih hutang dan para nelayan.


5. FUKUROKUJU



      Berasal dari cerita mistik di china (periode sung) yang penuh keajaiban dan kebahagiaan, FUKU berarti kebahagiaan, ROKU berarti kekayaan, JU berarti panjang umur, ia setinggi 3 kaki, memiliki kepala besar separuh dari tingginya, mata besar putih berjenggot putih panjang, pakaianya terlihat seperti para sarjana china zaman dahulu, suka sekali bermain catur, terkadang sering terlihat burung bangau di sampingnya atau kura-kura, ia sering di salah artikan sebagai JUROJIN, ia adalah dewa pelindung para pemain catur, atlit dan tukang arloji.


6. JUROJIN 


     
      Seorang biksu TAO dari china, dewa kebijaksanaan yang membawa tongkat dengan di ikat bungkusan di ujungnya, MEMBAWA KANTONG yang katanya memberikan kebijaksanaan di seluruh dunia, sering terlihat bersama seekor rusa, Sering di salah artikan dengan FUKUROKUJU, Dewa yang suka tertawa dengan lucunya, ia adalah seorang peminum berat dan playboy alias suka main perempuan, ia di kenal sebagai dewa pelindung para guru, ilmuwan dan profesor.


7. BISHAMONTEN 



      Dewa asli dari india yang bernama Vaisravana, ia adalah seorang misionaris Budha dan sering di salah artikan sebagai dewa perang, mungkin karena penampilanya yang selalu memakai baju Jirah dan helm membawa pedang hati kepercayaan yang selalu menghalau marabahaya, ia sangat tinggi dengan jenggot dan menggenggam pagoda di tangan kirinya sebagai lambang hati kepercayaan dan pusaka dan seokor pinguin adalah utusannya, ia adalah dewa para dokter, tentara dan biksu, dewa Bishamonten sering di gambarkan dengan wajah seram, untuk menyingkirkan iblis pengganggu, ia di puja sebagai dewa martabat pertanda dari kebahagiaan, ketulusan, kekayaan dan hati kepercayaan.


Sumber: Wikipedia dan beberapa sumber (Google).

Artikel Terkait

Poskan Komentar

Artikel Terbaru